Kapanewon Srandakan Raih Peringkat III Evaluasi Kinerja Tahun 2025

Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Pembangunan Daerah Triwulan IV Tahun Anggaran 2025, Kamis (12/02/2026) di Mandhala Saba Madya Gedung Induk sebagai bagian dari upaya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pembangunan sepanjang tahun 2025. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memastikan keselarasan antara dokumen perencanaan dan implementasi program di setiap perangkat daerah. Pada Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah Triwulan IV Tahun 2025 ini Kapanewon Srandakan mendapatkan Peringkat III. Peringkat pertama Kapanewon Pundong dan peringkat kedua Kapanewon Kasihan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bantul, Ari Budi Nugroho, menyampaikan bahwa dalam rangka melaksanakan fungsi pengendalian pembangunan, diperlukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan pembangunan daerah selama satu tahun anggaran.

“Evaluasi ini mencakup identifikasi capaian indikator kinerja serta perumusan langkah tindak lanjut guna memastikan keselarasan antara dokumen perencanaan dan hasil pelaksanaan program setiap kegiatan pembangunan daerah,” jelas Ari.

Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ke depan, prioritas pembangunan akan difokuskan pada pengurangan tingkat kemiskinan, penurunan indeks gini, pengentasan angka stunting, pengelolaan sampah, serta peningkatan kualitas infrastruktur. Menurutnya, dibutuhkan penajaman metode dan perubahan paradigma strategi agar prioritas pembangunan benar-benar menghasilkan perubahan nyata di masyarakat. “Kita perlu menajamkan metode agar perubahan itu benar-benar terjadi. Kita coba ubah paradigma strategi pilihan teknik yang memungkinkan prioritas pembangunan tercapai,” ujarnya.

Melalui Rakor Pengendalian Pembangunan Daerah Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 ini, Pemkab Bantul menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pengendalian, meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan program, serta memastikan pembangunan berjalan efektif, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.