Pada hari Kamis 23 September 2026, Tim Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon (Forkompimkap) dipimpin oleh Ibu Panewu melakukan pemantauan terkait adanya dugaan pembuangan limbah ke laut di kawasan Pantai Tanggul Tirto. Pemantauan dilakukan dengan mendatangi lokasi secara langsung untuk memastikan kondisi di lapangan. Tim yang hadir di lokasi terdiri dari unsur Forkompinkap, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lurah, serta personel Polairud. Kedatangan tim bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi pantai dan memastikan informasi mengenai dugaan pembuangan limbah tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ditemukan tiga paralon yang terpasang dan mengalirkan limbah dari area tambak menuju kawasan pantai. Selain itu, ditemukan tanggul yang mengalami kerusakan hingga jebol. Kerusakan tanggul tersebut diduga terjadi akibat pemasangan paralon yang melemahkan struktur tanggul, kemudian diperparah oleh abrasi yang terjadi di kawasan pantai. Kondisi serupa juga diduga menyebabkan material aspal jebol dan hanyut sepanjang kurang lebih 20 meter. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Polairud, pagi tadi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah mengambil sampel air di lokasi untuk dilakukan pemeriksaan dan pengujian. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan menyampaikan informasi apabila menemukan adanya aktivitas yang berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan kepada pihak yang berwenang.
