Dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia Tahun 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pelayanan Bakti Sosial Keluarga Berencana (KB) di PKU Srandakan pada hari Rabu, 23 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di PKU Muhammadiyah Srandakan. Kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan akses dan cakupan pelayanan kontrasepsi bagi masyarakat, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing akseptor.
Pelayanan KB yang diberikan dalam kegiatan tersebut meliputi beberapa metode kontrasepsi, yaitu IUD (Intra Uterine Device), implant, pil KB, dan kondom. Masyarakat yang mengikuti pelayanan mendapatkan konseling terlebih dahulu dari Penyuluh KB Kapanewon Srandakan sehingga dapat memperoleh informasi mengenai manfaat, cara kerja, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dari masing-masing metode kontrasepsi.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Selain pelayanan kontrasepsi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa penggunaan kontrasepsi merupakan bagian penting dalam merencanakan kehamilan, mengatur jarak kelahiran, serta mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas.


Melalui kegiatan Bakti Sosial KB dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia Tahun 2026 diharapkan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan informasi dan pelayanan KB yang berkualitas, mudah diakses, serta sesuai dengan kebutuhan pasangan usia subur.
Pada kegiatan pelayanan baksos ini hadir dari Tim Kerja KB KR dan Tim Kerja Perencanaan Keuangan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan D.I Yogyakarta serta bidang Dalduk KB DP3APPKB Bantul untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan KB dan pengelolaan allon di faskes. Turut hadir serta Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Srandakan dan ketua TP PKK Kalurahan Poncosari dan Trimurti serta kader IMP untuk mendampingi dan menggerakkan akseptor untuk berpartisipasi ikut KB dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mendukung program pembangunan keluarga dan mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, mandiri, dan berkualitas.
