Kelompok Wanita Tani (KWT) adalah merupakan salah satu kelembagaan petani yang memberdayakan peran wanita dalam hal program pembangunan pertanian. Kegiatan yang dilakukan dapat berupa budidaya pertanian di pekarangan dan pengolahan hasil.
Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan keluarga, pemenuhan gizi, hingga mendukung perekonomian masyarakat. Keberadaan KWT perlu terus diperkuat karena memiliki kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. KWT telah berkembang menjadi ruang pemberdayaan masyarakat yang berbasis gotong royong, kreativitas, dan kemandirian. Kemajuan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia, termasuk peran aktif perempuan dalam pembangunan pertanian. Kegiatan KWT tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga melalui pemanfaatan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Ibu Panewu Srandakan bersama Ulu-Ulu Kalurahan Trimurti dan tokoh masyarakan Wonotingal memberikan bimbingan kepada Asosiasi KWT Poncomurti pada hari Senin tanggal 8 Juni 2026 bertempat di rumah Bapak Dukuh Wonotingal Poncosari Srandakan. Dalam pertemun tersebut diadakan evaluasi kegiatan KWT, Kebun Demplot dan Pasar Tani. Pada akhir tahun 2026 akan diadakan kegiatan asosiasi KWT Tingkat Kabupaten Bantul yang akan bertempat di GOR Trimurti. Srandakan. Dalam acara tersebut akan disajikan gelar produk-produk olahan masing-masing KWT se Kapanewon Srandakan. Harapannya dengan pertemuan rutin Asosiasi KWT Poncomurti Srandakan ini akan bisa lebih berkembang dan maju dalam pengelolaan KWT sehingga tercipta ketahanan pangan keluarga berbasis pekarangan rumah.

