Kapal Nelayan Terbalik di Pantai Baru Bantul akibat Mesin Mati, Satu Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan laut menimpa sebuah kapal nelayan di Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, pada Rabu (13/5/2026). Insiden yang dipicu oleh kerusakan mesin ini menyebabkan satu orang nelayan hilang terseret arus, sementara dua lainnya berhasil diselamatkan oleh petugas. Peristiwa bermula saat tiga nelayan, yakni Dwi Nur Cahyo (23) beralamat di Klatak Gadingsari Sanden Bantul, Aziz Ahmadi (29) beralamat di Mancingan RT 04 Parangtritis Kretek Bantul, dan Riza (30) beralamat di Proketen Trimurti Srandakan Bantul, hendak kembali ke daratan setelah melaut sekitar pukul 12.30 WIB. Namun, saat posisi kapal sudah mendekati area pendaratan, mesin perahu mendadak mengalami gangguan teknis.
 

Mesin perahu sedikit mengalami trouble dan dihantam ombak besar dari arah belakang. Hantaman gelombang besar tersebut seketika membuat perahu terbalik dan melemparkan ketiga nelayan ke laut. Anggota SAR yang berjaga di lokasi segera melakukan upaya penyelamatan dan berhasil mengevakuasi Dwi serta Aziz ke pinggir pantai dalam kondisi selamat.

Nahas, korban ketiga bernama Riza (30) meninggal dunia. Meskipun sempat mengenakan alat pelindung diri, kuatnya hantaman ombak membuat peralatan tersebut tidak berfungsi maksimal. Riza (30)  ditemukan pada Kamis (14/5) pukul 11.52 WIB, pada jarak sekitar 350 meter ke arah barat dari lokasi kejadian perkara (LKP). Korban sebelumnya dikabarkan hilang setelah perahu terbalik pada Rabu (13/5) sekitar pukul 12.30 WIB.

Pihak Tim SAR dan dari Kapanewon Srandakan mengimbau kepada para nelayan dan pengunjung pantai untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca serta peringatan dini dari BMKG terkait ketinggian gelombang di pesisir selatan Yogyakarta guna menghindari kejadian serupa.