Rencana Strategis

Rencana Strategis

Renstra Kecamatan Bantul 2016 - 2021 : Prioritas Pembangunan 2017 dipilih dari sektor maupun program yang telah direncanakan, untuk itu perlu ditetapkan faktor penentu skala prioritas antara lain :

  1. Kegiatan yang secara nyata meningkatkan mutu Sumber Daya`Manusia.
  2. Kegiatan yang ditujukan untuk mengatasi masalah mendesak dan diperlukan oleh masyarakat luas secara langsung.
  3. Kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakat.
  4. Kegiatan yang merupakan kebutuhan dan usulan dari masyarakat.
  5. Kegiatan yang merupakan sektor tumpuan hajat hidup sebagian besar masyarakat.
  6. Kegiatan yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.
  7. Kegiatan yang sebanyak mungkin dapat menyerap tenaga kerja setempat.
  8. Kegiatan yang selalu mempertimbangkan kondisi masyarakat seperti budaya, pelestarian lingkungan dan lain sebagainya.

Berdasarkan faktor-faktor di atas maka skala prioritas program pembangunan diarahkan pada :

Pesatnya perkembangan tehnologi menuntut kita untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia agar tidak tertinggal dari daerah lain, karena itu pembangunan bidang pendidikan sangat penting artinya bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan era global yang sudah di depan mata. Problem pendidikan adalah masalah yang sangat komplek, untuk itu perlu dirumuskan suatu kebijakan terpadu, dengan mendayagunakan seluruh potensi seperti bidang Tehnologi Informatika. Di wilayah Kecamatan Bantul terdapat 26 unit SD/MI , 12 unit SLTP/MTs, 6 unit SMK, 8 unit SMU/MAN,1 SLB,21PKBM,32 TK, 52 Paud dan 2 PT/Akademi Swasta , dengan segala permasalahannya semua sekolah berusaha untuk memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat Kecamatan Bantul. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di daerah terdapat beberapa permasalahan sebagai berikut :

Pembentukan Dewan Sekolah pada dasarnya merupakan upaya pemberdayakan segenap potensi yang ada dalam masyarakat. Dengan terbentuknya Dewan Sekolah diharapkan pelaksanaan tugas untuk meningkatkan sarana dan prasarana Sekolah dapat dikontrol dan diawasi serta membantu kemajuan pendidikan. Program peningkatan mutu pendidikan tersebut meliputi :

Dengan adanya 2 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit Pemerintah, 7 rumah sakit swasta/Poliklinik dan 11 Apotik di wilayah Bantul diharapkan dapat mendukung usaha peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Hal-hal yang masih perlu dilakukan sebagai berikut :

Pangan yang merupakan kebutuhan primer manusia menjadi bagian tak terpisahkan dari program pembangunan. Ketahanan pangan selalu berkaitan dengan bidang pertanian dalam arti luas (perikanan,kelautan, peternakan, dan perkebunan), untuk itu dalam menciptakan ketahanan pangan harus memperhatikan potensi dan pengembangan sector pertanian. Mengingat potensi luas panen yang meliputi hampir separuh luas wilayah,dengan keanekaragaman komoditas, dan adanya kelompok-kelompok tani terpadu, Kecamatan Bantul selalu mengalami peningkatan hasil pertanian baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Masalah pokok yang dihadapi di bidang pertanian adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia di sector pertanian dalam menyerap teknologi baru, untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah mengupayakan penyuluhan kepada petani melalui 1Unit BPP yang ada di Kecamatan Bantul.

Sebagian besar masyarakat Bantul memiliki usaha perdagangan yang masih kecil berupa bakul sayuran dan lain-lain di pasar desa yaitu,pasar Bantul dan toko kelontong, dimana modal usaha dan omzet penjualannya masih rendah. Untuk itu perlu upaya pemberdayaan melalui pengembangan sumber daya, peningkatan permodalan dengan SPP yang dikelola PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatran Bantul, dan bimbingan usaha ekonomi pedesaan.

Pembangunan bidang kesejahteraan masyarakat ditujukan pada penurunan permasalahan social, peningkatan mutu pelayanan, serta kemudahan memperoleh pelayanan social dan fasilitas umum, khususnya bidang kesehatan dan pendidikan. Upaya mengurangi jumlah pengangguran dapat ditempuh dengan pemberdayaan tenaga kerja ke industri kecil yang ada di wilayah Bantul. Pengurangan jumlah keluarga miskin yang ada di wilayah Bantul telah tercakup dalam program Pemerintah melalui BKKBN yang dilakukan secara berkesinambungan, dengan harapan dapat tercipta kesejahteraan sejalan dengan makin berkembangnya kegiatan social masyarakat.

 

  1. Bidang Pendidikan
    1. Masih terdapatnya anak usia sekolah yang tidak sekolah
    2. Peran serta masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan belum optimal
    3. Adanya siswa yang kurang mampu.
    1. Penuntasan wajib belajar Pendidikan Dasar 12 Tahun.
    2. Kelompok Belajar Paket A, B, dan C.
    3. Monitoring ujian nasional.
    4. Pengembangan pendidikan di Kecamatan.
    5. Pengembangan Perpustakaan Umum dan Sekolah.
    6. Pengembangan seni dan budaya
  2. Bidang Kesehatan
    1. Peningkatan sistem Manajemen Puskesmas dan rumah sakit
    2. Peningkatan fasilitas Puskesmas dan rumah sakit
    3. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Puskesmas dan rumah sakit
    4. Program perbaikan gizi
    5. Peningkatan ketahanan gizi anak
    6. Sistem kewaspadaan kesehatan lingkungan pada masyarakat.
  3. Bidang Pertanian
  4. Bidang Sarana dan Prasarana
  5. Permasalahan pembangunan sarana dan prasarana yang ada di Kecamatan Bantul dalam jangka pendek adalah :
    1. Kurangnya sarana dan prasarana perhubungan antar Desa, terutama bidang Tehnologi formatika.
    2. Masih minimnya saluran air dan belum semua penyeberangan adanya trotoar jalan di sepanjang Jalan Raya Bantul.
    3. Masih kurangnya lampu penerangan jalan dan traffic ligtt.
  6. Bidang Perdagangan, Industri Kecil, dan Pariwisata

    Dalam usaha meningkatkan pendapatan masyarakat Pemerintah dituntut untuk mengembangkan industri kerajinan, yang mampu bersaing dengan produk dari daerah lain dalam menembus pasar. Selain itu dapat menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan, tidak merusak lingkungan, dan menciptakan lapangan usaha yang berpola kemitraan. Permasalahan yang dihadapi oleh para pengrajin di wilayah Bantul adalah kesempatan untuk menambah modal, permasalahan yang masih bersifat local, dan belum adanya sarana untuk menampilkan produk yang dihasilkan. Program pengembangan industri rumah tangga dan industri kecil adalah :

    Pembangunan bidang pariwisata diarahkan untuk menjadikan sector andalan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah. Obyek wisata di wilayah Bantul masih sangat perlu pengembangan dan kurangnya fasilitas perwisataan agar selalu diminati wisatawan baik domestiki maupun luar daerah. Upaya untuk meningkatkan animo masyarakat dapat ditempuh melalui :

    1. Industri Kecil
      • Peningkatan pertumbuhan industri kecil dan kerajinan
      • Bantuan pinjaman modal
      • Diversifikasi produk industri kecil dan kerajinan
      • Mengoptimalkan Lembaga penanaman modal daerah
      • Penyediaan pusat jual beli hasil kerajinan masyarakat
      • Peningkatan pengolahan limbah
    2. Pariwisata
      • Pengembangan fisik obyek wisata
      • Peningkatan sarana dan prasarana wisata
      • Peningkatan daya tarik dan informasi wisata
      • Promosi obyek wisata keluar daerah melalui tehnologi informatika.
  7. Bidang Perdagangan
  8. Bidang Kesejahteraan Masyarakat.

Puskesmas
di Kecamatan Srandakan

Puskesmas Srandakan

Puskesmas Srandakan

Jl. Raya Srandakan No.96, Trimurti, Srandakan, Bantul
(0274) 6464815

Komando Rayon Militer Srandakan

Koramil / Komando Rayon Militer Srandakan

Srandakan, Trimurti, Srandakan, Bantul

Kepolisian Sektor Srandakan

Polsek / Kepolisian Sektor Srandakan

Trimurti, Srandakan, Bantul
(0274) 7490104

Kantor Urusan Agama Srandakan

KUA / Kantor Urusan Agama Srandakan

Pondok, Trimurti, Srandakan, Bantul
(0274) 7100860